Lanud Abd Saleh Sosialisasikan SPMB SMA Pradita Dirgantara kepada 263 Siswa SMPN 5 Malang
Daftar Isi
| Tim sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Pradita Dirgantara dari Lanud Abdulrachman Saleh di SMP Negeri 5 Malang, Kamis (15/10/2026) |
Malang, darijatim.com – Tim sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Pradita Dirgantara dari Lanud Abdulrachman Saleh kembali menyambangi sekolah di Kota Malang. Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di SMP Negeri 5 Malang, Kamis (15/10/2026), dengan melibatkan 263 siswa kelas IX.
Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas IX dari kelas A hingga I dan dihadiri pengurus Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud Abdulrachman Saleh. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memberikan informasi kepada siswa mengenai peluang melanjutkan pendidikan di SMA Pradita Dirgantara.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai profil sekolah, persyaratan pendaftaran, serta tahapan seleksi penerimaan murid baru untuk tahun ajaran yang dituju.
Informasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami proses penerimaan sekaligus mempersiapkan diri apabila berminat melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.
SMA Pradita Dirgantara dikenal mengedepankan prestasi akademik yang didukung pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pengembangan wawasan kedirgantaraan. Aspek-aspek tersebut menjadi bagian dari pendidikan yang ditawarkan kepada calon peserta didik.
Melalui sosialisasi secara langsung ke sekolah, siswa diharapkan memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai lingkungan pendidikan dan peluang pengembangan diri di SMA Pradita Dirgantara.
Kepala SMP Negeri 5 Malang, Agus Wahyudi, S.Pd., M.Pd., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi pendidikan dapat membantu siswa memperluas wawasan dalam menentukan pilihan sekolah setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenali alternatif pendidikan lanjutan sesuai minat, potensi, dan rencana masa depan mereka.
Dengan adanya penyampaian informasi tersebut, para siswa diharapkan dapat mempertimbangkan pilihan pendidikan secara lebih matang serta mempersiapkan diri untuk menghadapi proses seleksi masuk sekolah menengah atas. (red)