Pemprov Jatim Prioritaskan Penanganan 424 Santri Korban Dugaan Keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo

Pemprov Jatim Prioritaskan Penanganan 424 Santri Korban Dugaan Keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo

Daftar Isi



Sidoarjo, darijatim.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memprioritaskan penanganan korban dugaan keracunan makanan di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam, Sidoarjo, yang tercatat mencapai ratusan santri.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan seluruh pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo telah mendapatkan penanganan dari tim medis sesuai kondisi masing-masing.

"Seluruh pasien tidak ditangani secara seragam, tetapi mendapatkan penanganan khusus sesuai kondisi medis masing-masing pasien," kata Emil, dikutip dari antaranews.

Emil menyampaikan hingga Rabu (2/9) pukul 00.30 WIB, sejumlah pasien sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya dinyatakan membaik. Meski demikian, rumah sakit tetap bersiaga untuk menangani korban lainnya.

Ia menjelaskan, kejadian serupa juga ditemukan di sejumlah lokasi lain pada hari yang sama. Berdasarkan keterangan Emil, seluruh kejadian tersebut memiliki kesamaan karena menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, pada Selasa (1/9).

"Selain pesantren, terdapat sejumlah satuan pendidikan lain yang mengalami kejadian serupa dan seluruhnya memiliki kesamaan yakni menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, pada Selasa (1/9)," kata Emil.

Pemerintah, lanjut Emil, telah menghentikan sementara operasional SPPG Kali Tengah sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan evaluasi lebih lanjut terkait penyebab dugaan keracunan tersebut.

"Pemerintah daerah juga akan melakukan pemantauan terhadap seluruh satuan pendidikan penerima manfaat, untuk memastikan tidak ada siswa atau santri yang mengalami gejala tetapi belum mendapatkan penanganan medis," ujarnya.

Emil memastikan seluruh biaya penanganan medis korban, baik yang dirawat di rumah sakit milik pemerintah maupun swasta, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina menyebut hingga Rabu (2/9) pukul 00.45 WIB, jumlah korban dugaan keracunan dari Ponpes Manba'ul Hikam mencapai 424 santri.

Selain itu, terdapat 24 orang lain di luar lingkungan ponpes yang juga diduga mengalami kejadian serupa. Dari total tersebut, sebanyak 173 orang telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis. (sam)

Adspace Darijatim Square
Adspace Darijatim Landscape