Khofifah Kenang Hj. Fentin Istifa’iyah sebagai Pejabat Amanah dan Berdedikasi
Daftar Isi
Surabaya, darijatim.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengenang almarhumah Hj. Fentin Istifa’iyah, sebagai sosok pejabat publik yang dikenal jujur, amanah, berintegritas, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kenangan tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri majelis tahlilan dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya almarhumah di kediamannya, kawasan Jemursari, Surabaya, Jumat (4/6/2026).
Semasa hidup, Hj. Fentin Istifa’iyah dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Ia juga aktif sebagai pengurus Yayasan Haji Muslimat NU.
Menurut Khofifah, almarhumah merupakan figur yang konsisten mengabdikan diri dalam pelayanan umat, terutama dalam mempersiapkan para petugas penyelenggara ibadah haji.
"Insyaallah beliau pejabat yang sangat amanah, sangat jujur, dan pekerja keras. Yang saya tahu dari hari ke hari beliau berkeliling untuk memberikan training kepada calon-calon petugas haji," ujar Khofifah.
Khofifah menilai dedikasi tersebut menunjukkan besarnya tanggung jawab almarhumah terhadap tugas yang diemban. Kepentingan pelayanan dan tanggung jawab profesi, kata dia, selalu menjadi prioritas dalam menjalankan amanah.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan doa agar seluruh amal ibadah, pengabdian, serta kebaikan yang dilakukan almarhumah selama hidup mendapatkan penerimaan dan balasan terbaik dari Allah SWT.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa dan dukungan, termasuk tim medis Rumah Sakit Haji dan RSUD Dr. Soetomo serta masyarakat di sekitar kediaman almarhumah.
"Terima kasih semua yang telah mendoakan almarhumah. Semoga segala ikhtiar dan pengabdian tim dokter Rumah Sakit Haji dan RSUD Dr. Soetomo, serta masyarakat sekitar rumah senantiasa mendapat limpahan pahala, keberkahan, dan ridha dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amin," pungkasnya.
Majelis tahlilan tersebut turut dihadiri ulama Syekh Fadhil Al-Jailani bersama putranya, Sayid Umar Al-Jailani, jajaran Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, pimpinan BAZNAS, sejumlah Kepala OPD Pemprov Jawa Timur, pengurus Muslimat NU Surabaya, serta tokoh masyarakat. (sk)